Senin, 13 Januari 2014

HUBUNGAN DAN PERBEDAAN MASYARAKAT PERKOTAAN DAN PEDESAAN

JHON PIETER MANUPUTTY- 1KBO8-24113641

HUBUNGAN DAN PERBEDAAN MASYARAKAT PERKOTAAN DAN PEDESAAN




KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa karena atas berkat dan rahmatnya saya telah menyelesaikan tugas  ini hingga selesai.
tak lupa juga ucapkan terima kasih buat teman-teman yang telah menopang saya dalam pembuatan tugas ini , dan harapan saya mendapat nilai yang baik dari bapak dosen
 
 BABI
PENDAHULUAN
 
LATAR BELAKANG
 
Didunia ini terdapat manusia yang tinggal secara bersama-sama,,ada yang di perkotaan dan ada di pedesaan  namun belum tentu juga kota dan desa menjadi tolak ukur untuk mencapai kedamaian,kerukunan dan kesejahtraan..
 
 
 
Rumusan masalah 
 
1) apa hubungan masyarakat perkotaan dan pedesaan ?
2) apa perbedaan masyarakat perkotaan dan pedesaan ?
 
 
 
TUJUAN
1.) Dapat menjelaskan hubungan masyarakat perkotaan dan pedesaan ?
2.) dapat menjelaskan perbedaan masyarakat perkotaan dan pedesaan ?
 
 
 
 BAB II
PEMBAHASAN



1) Hubungan masyarakat perkotaan dan pedesaan ?

Hubungan masyarakat kota dan desa? sebelum membahas Hubungan antara masyarakat kota dan desa sebelumnya mari kita bahas mengenai kriteria Masyarakat yang hidup di desa dan di kota.


          Masyarakat Pedesaan atau biasa disebut wong kampung ini kita sudah tau golongan masyarakat ini hidup di sebuah desa atau perkampungan yang mayoritas penduduknya berpendidikan rendah, memiliki pendapatan menengah kebawah, masyarakat desa ini masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat seperti hidup bergotong royong, hidup tenggang rasa, saling mengenal antar tetangga bahkan sangat dekat. Masyarakat desa juga biasanya memiliki pekerjaan yang hampir sama satu sama lainnya yaitu bertani, berternak dan berdagang.
          Sedangkan Masyarakat kota memiliki kriteria hidup Individualis terlalu memikirkan karir yang hidupnya untuk mengejar kesuksesan, cenderung Masyarakat kota ini berpendapatan menengah keatas dan memiliki pekerjaan yang beragam. Dalam hal pendidikan pun Masyarakat kota berpendidikan cukup bahkan lebih, dan tradisi atau adat istiadat pun sudah tidak banyak yang memakai adat di Indonesia, sudah banyak yang meniru kebiasaan - kebiasaan orang barat.


          Hubungan antara Masyarakat Kota dan Desa yaitu adanya ketergantungan Masyarakat kota dalam memenuhi kebutuhan sehari - harinya, yaitu masyarakat desa membutuhkan bahan pangan yang dikirim dari pedesaan seperti beras, sayur - mayur, buah - buahan, dan daging hasil ternak dari desa, dan masyarakat kota pun masih memerlukan tenaga kerja kasar dai masyarakat desa seperti petukang untuk membangun rumah dan pekerjaan kasar lainnya yang tidak biasa dikerjakan oleh masyarakat kota. Masyarakat desa pun memiliki ketergantungan terhadap masyarakat kota yaitu memerlukan pasokan listrik yang para ahlinya dari perkotaan, karena banyak desa yang belum memiliki aliran listrik, listrik ini juga dibutuhkan masyarakat desa untuk mengetahui Informasi yang ada di kota melalui Televisi yang dibeli dari kota dan barang - barang elektronik lainnya. Masyarakat desa juga memerlukan obat - obatan dan pakaian yang di produksi di kota demi keberlangsungan hidupnya, Dan masyarakat desa juga memerlukan bantuan dari masyarakat kota dimana dalam hal pekerjaan mereka ingin lebih baik lagi yaitu dengan diadakannya sosialisasi ke desa bagaimana teknologi yang canggih yang lebih praktis untuk menangani pekerjaan mereka di desa.


          Oleh karena itu baik Masyarakat  kota maupun desa jangan sampai berselisih, yang beranggapan masyarakat kota selalu memanfaatkan masyarakat desa yang nyatanya masyarakat desa pun bisa memanfaatkan Masyarakat kota. Jadi sebenarnya tidak ada yang saling memanfaatkan tetapi yang ada ialah saling membantu satu sama lain. 
 
 
 
2)
Perbedaan antara desa dan kota

Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan (rural community) dan masyarakat perkotaan (urban community). Perbedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat sederhana, karena dalam masyarakat modern, betapa pun kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. Kita dapat membedakan antara masyarakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, dengan fungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan “berlawanan”.

Warga suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam ketimbang hubungan mereka dengan warga masyarakat pedesaan lainnya. Sistem kehidupan biasanya berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan, menjelaskan ciri-ciri relasi sosial yang ada di desa itu, adalah pertama-tama, hubungan kekerabatan.

Sistem kekerabatan dan kelompok kekerabatan masih memegang peranan penting. Penduduk masyarakat pedesaan pada umumnya hidup dari pertanian, walaupun terlihat adanya tukang kayu, tukang genteng dan bata, tukang membuat gula, akan tetapi inti pekerjaan penduduk adalah pertanian. Pekerjaan-pekerjaan di samping pertanian, hanya merupakan pekerjaan sambilan saja.


BAB III
PENUTUP


KESIMPULAN

Masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan sempit, dalam arti luas masyarakat adalah ekseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya.


REFERENSI

1`. http://sultanluckq.wordpress.com/2012/11/20/hubungan-masyarakat-kota-dan-masyarakat-desa/
2. http://vanadiraha.wordpress.com/2013/01/14/perbedaan-masyarakat-kota-dengan-desa/
3. http://celoteh-galang.blogspot.com/2012/11/masyarakat-pedesaan-masyarakat-perkotaan.html
4.http://edukasi.kompasiana.com/2012/12/03/hubungan-masyarakat-desa-dan-kota-513176.html